Tanggeran, Jumat 12 Desember 2025 – LAZNAS Al Irsyad Purwokerto melalui program unggulan Da’i Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren dan masyarakat. Upaya tersebut terwujud melalui pembangunan kandang ayam kelima di Desa Tanggeran. Kandang ini menjadi bagian dari pengembangan usaha ternak ayam berbasis pemberdayaan santri dan warga sekitar.
Pembangunan kandang yang baru berlokasi di dekat Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq. Pembangunan bertujuan memperbesar skala usaha peternakan yang telah berjalan selama ini. Sebelumnya, telah tersedia empat kandang dengan estimasi kapasitas total 120 ekor ayam. Dengan asumsi satu kandang dapat menampung sekitar 30 ekor. Saat ini, sebagian kandang telah terisi ayam anakan dan indukan sebanyak kurang lebih 50 ekor.
Kandang kelima ini dipandang sebagai langkah penting untuk mendukung keberlanjutan usaha. Hasil dari peternakan yang kelak semakin berkembang dapat menjadi sumber tambahan biaya operasional bagi Ponpes Mafaza Tanggeran. Langkah ini sejalan dengan tujuan Dayamas yang ingin menciptakan unit-unit usaha mandiri dan berkelanjutan di lingkungan lembaga pendidikan serta masyarakat.
Dapat Berkembang Menjadi Pemberdayaan Masyarakat
Program pemberdayaan ini juga memiliki cakupan manfaat yang lebih luas. Selain mendukung Ponpes Mafaza, inisiatif ini akan memperkuat ekonomi masyarakat sekitar melalui keterlibatan dalam proses usaha ternak.
Izudin Aziz, Perwakilan Dayamas LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, menyampaikan bahwa pihaknya ingin usaha ini menjadi model pemberdayaan yang dapat diterapkan oleh masyarakat.
“Kami ingin usaha ini tidak hanya menjadi penopang Ponpes, tetapi juga menjadi model ekonomi yang bisa warga replikasi. Ke depannya, kami berharap ternak ayam ini dapat menjadi program pemberdayaan untuk masyarakat sekitar. Termasuk melibatkan ibu-ibu majelis ta’lim di Desa Tanggeran,” ujarnya.
Pelibatan masyarakat, khususnya Majelis Ta’lim, semoga akan mampu membuka peluang penghasilan tambahan serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Dengan adanya program ini, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berharap tercipta kemandirian ekonomi yang lebih kuat, baik bagi pesantren maupun masyarakat Desa Tanggeran.


