LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto

Beasiswa LAZNAS Al Irsyad Dorong Mauly Lebih Bersungguh-Sungguh dan Berprestasi

Purwokerto, Kamis 18 September 2025, Sebagai penerima beasiswa pendidikan dari LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Mauly Siti Jenar merasakan langsung dampak positif dari bantuan tersebut terhadap semangat dan kesungguhannya dalam menempuh studi. Mahasiswi S2 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) jurusan Pendidikan Guru PAUD (PG PAUD) ini menerima bantuan pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester 2 sebesar Rp2.500.000,- dari total UKT Rp10.000.000,- per semester.

Bantuan tersebut menjadi motivasi besar bagi Mauly untuk semakin bersungguh-sungguh dalam belajar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan prestasi akademiknya. Pada semester 2, Mauly berhasil meraih IPK 3,6, meningkat dari semester sebelumnya. Ia menyadari bahwa setiap rupiah yang dititipkan oleh para donatur adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui prestasi dan kesungguhan.

Mauly, yang berasal dari Garut, Jawa Barat, saat ini juga aktif mengajar sebagai Guru Pembantu di TK Islam Siti Khadijah. Sejak menempuh pendidikan S1 dan tinggal di Asrama Darut Tauhid Bandung, ia telah menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Namun kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, ayahnya kini bekerja seadanya setelah kontrak kerjanya berakhir dan ibunya berprofesi sebagai guru, menjadi tantangan tersendiri dalam melanjutkan pendidikan.

Baginya, beasiswa ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga dorongan moral untuk terus berjuang. Mauly bertekad menyelesaikan studinya dengan hasil terbaik dan bercita-cita kelak menjadi muzaki, agar dapat membantu orang lain sebagaimana ia pernah dibantu. Ia ingin membuktikan bahwa penerima zakat (mustahik) juga mampu bangkit, berprestasi, dan pada waktunya bertransformasi menjadi muzakki.

Melalui program ini, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berharap semakin banyak mahasiswa berprestasi yang tetap dapat melanjutkan pendidikan meski menghadapi keterbatasan biaya. Kisah Mauly menjadi inspirasi bahwa bantuan zakat bukan hanya meringankan beban sesaat, tetapi juga dapat melahirkan generasi pendidik yang berdaya, berprestasi, dan siap memberi manfaat lebih luas bagi pendidikan Indonesia.

Scroll to Top