LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto

Doa yang Diam-Diam Dipanjatkan, Rumah Layak Akhirnya Terwujud

Ada doa yang tidak selalu dijawab dengan segera. Ada pula harapan yang tumbuh perlahan, hingga akhirnya datang pada waktu yang tidak pernah disangka (30/09).

Begitulah yang dirasakan Ibu Tuminah. Selama ini, ia hanya bisa menyisihkan uang sedikit demi sedikit untuk memperbaiki rumahnya yang mulai mengalami kerusakan. Keinginan memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman harus disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki.

Ibu Tuminah pun memilih untuk bersabar sambil terus berusaha. Ia tidak pernah menyangka bahwa pada bulan ini, akan datang tamu yang membawa kabar bahagia untuk keluarganya.

Harapan itu hadir melalui program Rumah Layak Huni kolaborasi LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto dan BAZNAS Kabupaten Banyumas. Rumah Ibu Tuminah mulai diperbaiki agar menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman dan layak.

Kedatangan tim membawa kabar tersebut menjadi momen yang begitu berarti bagi Ibu Tuminah. Rumah yang selama ini hanya bisa diperbaiki secara bertahap, kini mendapatkan perhatian dan dukungan untuk dibenahi.

Saat proses pembongkaran dan perbaikan rumah dimulai, rasa syukur tidak henti-hentinya disampaikan oleh Ibu Tuminah. Senyum dan ucapan terima kasih menjadi bagian dari kebahagiaan yang ia rasakan.

Bagi Ibu Tuminah, hadirnya Rumah Layak Huni bukan sekadar memperbaiki bagian rumah yang rusak. Lebih dari itu, program ini menghadirkan kembali rasa nyaman dan harapan untuk menjalani hari-hari bersama keluarga di tempat tinggal yang lebih layak.

Kisah Ibu Tuminah menjadi pengingat bahwa kebaikan dapat hadir melalui banyak cara. Ketika kepedulian dipertemukan dengan mereka yang membutuhkan, sebuah rumah dapat kembali menjadi tempat untuk beristirahat, berkumpul, dan menumbuhkan harapan.

Scroll to Top