LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto

HIMESBANG UNSOED Gandeng LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Gandatapa

Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali diwujudkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi Pembangunan Universitas Jendral Soedirman  melalui kegiatan HIMESBANG CARE 2026 yang digelar di Balai Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, pada Minggu (28/6/2026). Mengusung semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, kegiatan tahunan ini menghadirkan berbagai rangkaian acara yang melibatkan masyarakat secara langsung, mulai dari edukasi, olahraga bersama, hingga layanan kesehatan gratis.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berkolaborasi dengan Klinik Mafaza menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kehadiran layanan ini menjadi penutup yang bermakna dalam rangkaian kegiatan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Gandatapa.

Sejak pagi, suasana Balai Desa Gandatapa tampak ramai dipenuhi warga dari berbagai kalangan. Antusiasme masyarakat terlihat dalam setiap agenda yang telah disiapkan panitia. Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada ibu-ibu dan pelaku UMKM sebagai upaya meningkatkan wawasan serta mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Setelah itu, peserta diajak mengikuti senam pagi bersama yang berlangsung meriah dan penuh semangat.

Keceriaan semakin terasa ketika berbagai lomba untuk ibu-ibu digelar. Tawa dan sorak semangat mewarnai jalannya perlombaan yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan antar warga. Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga menyerahkan donasi perlengkapan sekolah kepada anak-anak tingkat Sekolah Dasar sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Kolaborasi untuk Menghadirkan Manfaat yang Lebih Luas

Ketua Panitia HIMESBANG CARE 2026, Benawa Kalam Ma’wa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda pengabdian masyarakat yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan. Menurutnya, kegiatan ini dirancang agar mahasiswa dapat hadir langsung di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi yang benar-benar dirasakan.

“HIMESBANG CARE menjadi wadah bagi kami untuk belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Terima kasih kepada LAZNAS Al Irsyad Purwokerto dan Klinik Mafaza yang telah mendukung sehingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis dapat terlaksana dengan baik,” ujar Benawa.

Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia pendidikan, lembaga filantropi, dan tenaga kesehatan mampu menghadirkan program yang memberikan dampak positif secara langsung. Sebanyak 50 panitia turut terlibat dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan lancar sejak pagi hingga selesai.

Layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menjadi penutup acara disambut antusias oleh warga. Tim medis dari Klinik Mafaza yang terdiri atas perawat Muhammad Dimas Pradana dan dokter Aji Pangestu memberikan pemeriksaan sekaligus edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka tanpa dipungut biaya.

Wujud Kepedulian yang Menguatkan Masyarakat

Perwakilan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Hansen, menyampaikan bahwa partisipasi dalam HIMESBANG CARE 2026 merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan kesehatan.

“Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci untuk memperluas manfaat. Karena itu, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mendukung penyelenggaraan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Klinik Mafaza agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah. Semoga kolaborasi ini menjadi awal dari semakin banyak program pemberdayaan yang bisa dirasakan masyarakat,” ungkap Hansen.

Melalui kolaborasi ini, HIMESBANG CARE 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang bertemunya semangat pengabdian, kepedulian, dan gotong royong. Kehadiran berbagai pihak dalam satu tujuan membuktikan bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama.

Dengan semangat berbagi manfaat, kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi semakin banyak pihak untuk membangun kolaborasi dalam menghadirkan program-program sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sebab, ketika kepedulian dipertemukan dengan aksi nyata, manfaatnya akan terus dirasakan dan membawa harapan bagi banyak orang.

Scroll to Top