PURWOKERTO – LAZNAS Al Irsyad Purwokerto kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Berkolaborasi dengan Waroeng Spesial Sambal (Waroeng SS), sebanyak tiga tangki air bersih didistribusikan ke Desa Tamansari dan Desa Kediri, Kecamatan Karanglewas, pada Selasa (28/7/2026).
Kemarau Panjang Kurangi Pasokan Air Warga
Desa Tamansari dan Desa Kediri menjadi dua wilayah yang setiap musim kemarau kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Warga selama ini mengandalkan pasokan dari Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Namun, kemarau yang berlangsung lebih panjang membuat debit air terus menurun sehingga distribusi air ke pemukiman menjadi semakin terbatas.
Kondisi tersebut terjadi di tengah fenomena El Nino berkategori kuat yang melanda Indonesia. El Nino menyebabkan curah hujan berada di bawah normal dan memperpanjang musim kemarau. Badan-badan meteorologi memprediksi puncak kekeringan akan terjadi pada Agustus hingga September 2026, sehingga meningkatkan risiko krisis air bersih, mengurangi pasokan air irigasi, hingga mengancam hasil pertanian di berbagai daerah.
Berkurangnya pasokan air membuat masyarakat harus menghemat penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga beribadah. Kehadiran bantuan air bersih menjadi tambahan pasokan yang sangat dibutuhkan agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan.
Bentuk Kepedulian bagi Masyarakat
Penyaluran tiga tangki air bersih ini merupakan bagian dari komitmen LAZNAS Al Irsyad Purwokerto untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Melalui kolaborasi bersama Waroeng Spesial Sambal (Waroeng SS), bantuan air bersih kembali disalurkan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan warga selama musim kemarau.
Perwakilan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Rizky, mengatakan bahwa bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang kesulitan memperoleh air akibat kemarau panjang.
“Kemarau yang berkepanjangan membuat akses air bersih masyarakat semakin terbatas. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan warga tetap memiliki akses terhadap kebutuhan paling mendasar. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus menjadi ikhtiar bersama dalam menghadapi dampak kekeringan,” ujar Rizky.
Senada dengan itu, perwakilan Waroeng SS, Pak Topo, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami bersyukur dapat kembali berkolaborasi dengan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto dalam penyaluran air bersih ini. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dan menjadi penyemangat bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan,” kata Pak Topo.
LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berharap kolaborasi dengan berbagai mitra dapat terus diperkuat agar semakin banyak wilayah yang terdampak kekeringan memperoleh akses terhadap air bersih selama musim kemarau berlangsung.


