LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto

LAZNAS Al Irsyad Purwokerto Bantu Amirudin Pulih dan Bangkit

Purwokerto — Senin, 13 April 2026. Di sebuah rumah sederhana di wilayah Kedungwuluh RT 03 RW 05, Purwokerto Barat, Amirudin Ali Bahrak (53) menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran. Amirudin, seorang tukang pijit, menjalani istirahat total setelah dokter mendiagnosisnya menderita diabetes. Kondisinya membuat ia belum bisa kembali bekerja dan harus fokus pada proses pemulihan.

Perjuangan Hidup Amirudin di Tengah Sakit dan Keterbatasan

Amirudin hidup seorang diri dan belum berkeluarga. Ia merupakan anak dari empat bersaudara, namun dalam kesehariannya ia menjalani kehidupan mandiri. Sejak sakitnya semakin terasa, aktivitasnya menjadi sangat terbatas. Padahal, sebelumnya ia mengandalkan tenaga fisiknya untuk mencari nafkah sebagai tukang pijit.

Saat ini, kebutuhan dasar seperti makan sehari-hari menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, Amirudin tidak kehilangan semangat. Ia tetap berusaha menjalani pengobatan dengan rutin dan menjaga pola hidup agar kondisinya berangsur membaik.

“Saya ingin segera sembuh, supaya bisa kerja lagi,” ujar Amirudin dengan nada pelan namun penuh harap. Baginya, kembali bekerja bukan sekadar soal penghasilan, tetapi juga tentang kemandirian.

LAZNAS Al Irsyad Purwokerto Hadir Memberikan Bantuan dan Pendampingan


Di tengah kondisi tersebut, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto hadir memberikan bantuan berupa kebutuhan harian untuk meringankan beban Amirudin selama masa pemulihan. LAZNAS Al Irsyad Purwokerto menyalurkan bantuan tersebut untuk membantu mencukupi kebutuhan makan sehari-hari Amirudin agar ia dapat lebih fokus menjalani proses penyembuhan.

Perwakilan Divisi Program LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Ali Nugroho, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang sedang mengalami kesulitan kesehatan dan ekonomi.

“Kami melihat Pak Amirudin memiliki semangat yang kuat untuk sembuh. Itu yang menjadi salah satu alasan kami hadir untuk mendukung beliau. Harapannya, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan memberikan semangat tambahan,” ujar Ali.

Selain bantuan kebutuhan pokok, Amirudin juga mendapatkan pendampingan dalam hal akses layanan kesehatan. Meski memiliki BPJS yang masih aktif, ia mengalami kesulitan dalam melakukan mobilitas menuju fasilitas kesehatan. Untuk itu, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto turut membantu proses antar-jemput kontrol medis melalui layanan ambulans.

Harapan Pulih dan Dukungan Kemanusiaan yang Berkelanjutan

Dengan adanya dukungan tersebut, Amirudin dapat menjalani kontrol rutin tanpa harus memikirkan biaya transportasi atau kesulitan akses. Hal ini menjadi faktor penting dalam proses pemulihan penyakit diabetes yang membutuhkan pemantauan berkala.

Menariknya, di tengah keterbatasan yang dihadapi, Amirudin menunjukkan sikap lapang dada dalam menerima kondisinya. Ia tidak mengeluh berlebihan, justru memilih untuk bersyukur dan terus berusaha bangkit.

“Saya terima saja kondisi ini. Yang penting saya tetap berusaha sembuh,” katanya.
Sikap tersebut menjadi cerminan keteguhan hati yang patut diapresiasi. Dalam kondisi yang tidak mudah, Amirudin tetap menjaga harapan dan semangat untuk kembali menjalani kehidupan normal.
Bantuan dari LAZNAS Al Irsyad Purwokerto pun ia rasakan sangat berarti. Tidak hanya dari sisi materi, tetapi juga dari sisi moral. Kehadiran pihak yang peduli memberikan rasa bahwa ia tidak sendiri dalam menghadapi cobaan ini.

Ke depan, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berharap Amirudin dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala. Dukungan dari berbagai pihak dinilai sangat penting untuk membantu para penerima manfaat seperti Amirudin agar bisa bangkit dan mandiri kembali.

Kisah Amirudin menjadi pengingat bahwa di balik keterbatasan, selalu ada harapan. Dengan semangat, dukungan, dan kepedulian bersama, proses pemulihan bukanlah hal yang mustahil untuk dijalani.


LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mengajak para muhsinin memperkuat semangat gotong royong dengan terlibat langsung membantu warga yang sedang menghadapi ujian kehidupan, termasuk Amirudin.LAZNAS menyalurkan sedekah terbaik agar bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan harian sekaligus memberi dorongan semangat bagi para penerima manfaat untuk bangkit dan kembali mandiri. Setiap kontribusi yang diberikan menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.

Baca juga : Peresmian Benah Rumah Ibu Maryam di Banteran, Hadirkan Hunian Layak dan Harapan Baru

Scroll to Top