Banyumas — LAZNAS Al Irsyad Purwokerto kembali mengadakan kegiatan Safari Kisah Islami Ceria bertajuk “Berkisah Sambil Berbagi” di SD N 1 Sumbang pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 09.30 WIB ini diikuti sekitar 395 siswa bersama para guru.
Acara ini menghadirkan Kak Ova sebagai pemateri yang menyampaikan kisah inspiratif serta materi seputar bulan Ramadhan dengan pendekatan cerita yang menarik dan mudah dipahami anak-anak.
Kepala SD N 1 Sumbang, Dedy Trihartoko, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada LAZNAS Al Irsyad Purwokerto atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia mengucapkan terima kasih kepada LAZNAS Al Irsyad yang telah menghadirkan kegiatan cerita untuk para siswa. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi anak-anak sehingga mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik serta terbiasa melakukan kegiatan berbagi kepada sesama.
Dalam sesi kisah, Kak Ova menceritakan tentang seorang kakek bernama Ayub dari negeri seberang yang setiap Ramadhan berkeliling desa dengan sepeda untuk berbagi kurma kepada warga. Salah satu rumah yang selalu ia datangi adalah rumah seorang anak bernama Danu. Karena anggota keluarga Danu berjumlah tiga orang, kakek Ayub selalu memberikan tiga plastik kurma yang masing-masing berisi tiga butir.
Setiap Ramadhan keluarga Danu selalu menantikan kedatangan kakek Ayub. Namun pada suatu tahun, kakek tersebut tidak datang lagi. Hingga pada Ramadhan berikutnya, seorang pemuda datang membawa kurma dengan cara yang sama seperti yang biasa dilakukan oleh kakek Ayub.
Merasa penasaran, Danu pun bertanya kepada pemuda tersebut mengapa ia melakukan hal yang sama seperti kakek Ayub. Pemuda itu kemudian menjelaskan bahwa kakek Ayub telah meninggal dunia dua tahun sebelumnya, dan dirinya merupakan anak angkat dari kakek Ayub yang ingin melanjutkan kebiasaan baik tersebut.
Cerita tersebut mengajarkan kepada para siswa tentang pentingnya menjaga dan melanjutkan kebaikan, serta kebahagiaan yang dapat dirasakan bersama ketika saling berbagi. Warga desa dalam kisah tersebut pun merasa bahagia karena setiap Ramadhan mereka tetap menerima kurma.
Selain mendengarkan kisah inspiratif, para siswa juga diajak untuk bersama-sama melafalkan niat berpuasa. Kak Ova kemudian menjelaskan kepada anak-anak tentang makna puasa, waktu pelaksanaannya, hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat berpuasa, serta pahala yang diperoleh bagi orang yang menjalankannya dengan baik.
Materi juga menyinggung tentang makna bulan Ramadhan sebagai bulan yang melatih kesabaran serta bulan yang penuh dengan keberkahan. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula ayat Al-Qur’an yang berisi perintah bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah puasa.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa terlihat aktif mengikuti cerita serta menyimak materi yang disampaikan.
Kegiatan ini didukung oleh tim LAZNAS Al Irsyad Purwokerto yang terdiri dari tim Funding yaitu Nurhidayati dan Izda Tikaviyana, S.P., serta tim Markom Oktia Ningsih, S.E.
Melalui program Safari Kisah Islami Ceria, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berharap dapat menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak sejak dini, khususnya semangat berbagi, bersabar, dan menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.
Di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan ini, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam berbagai program kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah. Dukungan para donatur diharapkan dapat membantu lebih banyak kegiatan dakwah, edukasi, dan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mari bersama menebar kebaikan dan menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui donasi bersama LAZNAS Al Irsyad Purwokerto.


