Banjarnegara, 24 November 2025 — LAZNAS Al Irsyad Purwokerto menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Pringamba Getas dan Desa Pringamba Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara. Penyaluran ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi serta mendukung operasional dapur umum dan posko pengungsian.
Bantuan yang tersalurkan meliputi telur sebanyak 2 peti, beras 25 kg sebanyak 2 karung, mi instan 6 dus, bakso daging sapi 10 kg, air minum 8 dus, serta minyak goreng 2 liter sebanyak 4 bungkus. Selain itu, kebutuhan tambahan untuk keberlanjutan dapur umum antara lain ikan, ayam atau daging, tahu, dan tempe.
Bencana tanah longsor ini berdampak signifikan bagi warga setempat. Berdasarkan pendataan di lapangan, jumlah pengungsi mencapai 55 orang di Posko GOR Pringamba dan 121 orang di Posko IPHI Pringamba, dengan total warga terdampak sekitar 971 jiwa. Tercatat terdapat 5 titik longsor dan sekitar 41 rumah mengalami kerusakan. Hingga saat ini, terdata 14 warga meninggal dunia, sementara 15 lainnya masih dalam pencarian. Proses pencarian masih terus berlangsung dan akan berlanjut hingga esok hari.

Bantuan didistribusikan ke beberapa titik, yaitu Desa Pringamba Getas, Desa Pringamba Situkung, Posko GOR Pringamba, dan Posko Gedung IPHI Pringamba. Dapur umum PMI yang menjadi pusat distribusi berada sekitar 1 kilometer dari lokasi bencana.
Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi, dan mendukung operasional dapur umum PMI. Sekaligus membantu warga yang kehilangan rumah dan akses pangan, serta memperkuat pelayanan di posko pengungsian.
LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mendistribusikan bantuan dari dapur umum PMI menuju wilayah terdampak dengan jarak sekitar 1 kilometer dari titik longsor. Karena area terdampak masih dalam proses pencarian korban, relawan belum diperbolehkan masuk ke lokasi bencana sehingga distribusi difokuskan pada dua posko utama pengungsian.
Penyaluran ini juga dimanfaatkan untuk memperbarui data jumlah korban, kebutuhan mendesak, serta koordinasi dengan pihak kecamatan dan relawan guna memastikan penanganan berjalan optimal.
“Kami berupaya hadir di tengah warga yang sedang mengalami musibah dengan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para pengungsi dan memberi kekuatan bagi keluarga korban. Kami akan terus berkoordinasi dengan relawan dan pemerintah setempat untuk memenuhi kebutuhan lanjutan yang masih mendesak,” ujar Ali Nugroho, Staf Divisi Program LAZNAS Al Irsyad Purwokerto.
Sebagai bentuk kepedulian bersama, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mengajak masyarakat untuk turut membantu pemulihan pascabencana melalui donasi. Setiap dukungan akan sangat berarti bagi para penyintas yang kehilangan rumah, mata pencaharian, dan akses terhadap kebutuhan dasar.


