LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto

Monitoring Pembangunan, Masjid Mafaza Banyumas Masuki Tahap Akhir

Banyumas, Pembangunan masjid di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Yatim dan Dhuafa Mafaza, Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede, Banyumas, memasuki tahap akhir. Tim program LAZNAS Al Irsyad Purwokerto melakukan monitoring langsung (23/04) untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan segera bisa dimanfaatkan oleh para santri serta masyarakat sekitar.

Pembangunan Dikebut, Masuki Tahap Penyempurnaan
Dalam pemantauan tersebut, tim menemukan bahwa struktur utama bangunan telah rampung. Para pekerja kini fokus menyelesaikan bagian akhir, seperti pemasangan keramik lantai, penyempurnaan dinding, serta pekerjaan detail lainnya. Meski progresnya signifikan, pembangunan masjid ini masih membutuhkan sejumlah material tambahan agar dapat segera difungsikan.

Kebutuhan yang mendesak antara lain 100 sak semen, 174 pack keramik, serta satu kol pasir. Selain itu, biaya untuk tenaga tukang juga masih diperlukan guna mempercepat penyelesaian tahap akhir pembangunan. Tanpa dukungan tambahan, proses penyempurnaan dikhawatirkan akan mengalami keterlambatan.

Perwakilan tim program LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Ali Nugroho, mengatakan bahwa progres pembangunan menunjukkan hasil yang menggembirakan. “Kami melihat progres pembangunan masjid ini sudah sangat baik dan tinggal memasuki tahap akhir. Namun, kami masih membutuhkan dukungan dari para donatur untuk memenuhi kebutuhan material dan biaya tukang agar masjid ini bisa segera digunakan oleh para santri dan masyarakat sekitar,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan
Masjid tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan sarana ibadah yang layak bagi para santri yatim dan dhuafa yang menempuh pendidikan di pesantren tersebut. Selain itu, masyarakat di wilayah pelosok Banyumas juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas ini sebagai pusat kegiatan keagamaan.

Selama ini, keterbatasan fasilitas ibadah menjadi salah satu kendala yang dihadapi warga sekitar. Dengan hadirnya masjid baru, kegiatan seperti shalat berjamaah, pengajian, dan pembinaan keagamaan diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Para santri juga akan memiliki ruang yang lebih representatif untuk menghafal Al-Qur’an.

Ali Nugroho menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat luas menjadi faktor penting dalam penyelesaian pembangunan ini. “Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi percepatan penyelesaian pembangunan masjid ini,” kata dia.
Ia berharap, masjid tersebut dapat segera difungsikan dalam waktu dekat sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara luas. Menurut dia, keberadaan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.

LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi dalam penyelesaian pembangunan masjid ini, baik melalui donasi material seperti semen, keramik, pasir, maupun dukungan biaya tukang. Dengan gotong royong dan kepedulian bersama, penyelesaian masjid ini diharapkan dapat segera terwujud dan memberi manfaat luas bagi santri serta masyarakat Desa Tanggeran.

Scroll to Top