Jakarta – Pimpinan Besar (PB) Wanita Al Irsyad Al Islamiyyah kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Al Irsyad. Penyerahan dilakukan pada Selasa, 5 Agustus 2025, di Masjid Abu Bakar As-Shiddiq, Jakarta.
Situasi di Palestina yang kian memprihatinkan menjadi latar aksi solidaritas ini. Korban jiwa akibat kelaparan terus bertambah di tengah konflik yang belum berakhir. Sejak awal pecahnya krisis, PB Wanita Al Irsyad menggerakkan anggotanya di seluruh Indonesia untuk menggalang kepedulian dan mengumpulkan dana bagi rakyat Palestina.
Bantuan yang disalurkan kali ini berjumlah Rp450 juta. Dana tersebut dibagi menjadi Rp200 juta disalurkan melalui LAZNAS Al Irsyad, Rp150 juta melalui Adara Relief International, dan Rp100 juta melalui Aqsa Working Group. Seluruh dana merupakan amanah dari para muhsinin yang dikumpulkan oleh PB Wanita Al Irsyad.

Acara penyerahan dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Al Irsyad Al Islamiyyah, Ustadz Prof. Dr. Faisol Nasar bin Madi, MA, Ketua Majelis Sosial Ekonomi PP Al Irsyad Al Islamiyyah Bapak Fauzi Arfan, dan Wakil Direktur LAZNAS Al Irsyad Bapak Samsul Bahri, Ketua Umum PB Wanita Al Irsyad, Dra. Fahimah Abdul Kadir Askar; serta jajaran pengurus pusat. Hadir pula perwakilan Adara Relief International, Aqsa Working Group, dan pengurus masjid.
Ustadz Prof. Faisol Nasar bin Madi mengapresiasi semangat para muhsinin Al Irsyad Al Islamiyyah yang konsisten mengirimkan bantuan untuk Palestina. Ia mengajak seluruh hadirin untuk terus memberikan doa dan dukungan bagi warga Palestina yang masih berjuang.
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Ustazah Fahimah kepada Ustadz Prof. Faisol disaksikan para pengurus pusat Al Irsyad dan perwakilan lembaga penerima.
Ketua Umum PB Wanita Al Irsyad, Ustazah Fahimah, menegaskan komitmen untuk terus istiqomah membantu Palestina. “Kondisi di sana sangat memprihatinkan. Mereka kelaparan dan membutuhkan bantuan pangan. Oleh karena itu kami mengajak semua pihak untuk terus menyalurkan bantuan dan memboikot produk yang terafiliasi dengan Zionis Israel,” ujarnya.
Bagi LAZNAS Al Irsyad, setiap rupiah yang terkumpul adalah doa yang dikirimkan bersama harapan. Dukungan kepada Palestina bukanlah pekerjaan sehari, melainkan amanah yang akan terus dijaga hingga kemerdekaan benar-benar terwujud.
LAZNAS Al Irsyad bertekad melanjutkan penggalangan dana, mengirim bantuan, dan menyuarakan kepedulian agar dunia tak pernah lupa pada penderitaan rakyat Palestina. Dari masjid-masjid di Indonesia, dari hati para dermawan, gelombang solidaritas itu akan terus mengalir, menembus batas dan blokade, menuju tanah suci yang masih berjuang untuk merdeka.

