AJIBARANG – Keterbatasan fasilitas belajar tidak menyurutkan semangat anak-anak TPQ Masjid Fadlulloh di Grumbul Karipan, Desa Banjarsari, Kecamatan Ajibarang, untuk terus belajar membaca Al-Qur’an. Selama ini, mereka harus bergantian menggunakan mushaf karena jumlah Al-Qur’an yang tersedia tidak sebanding dengan banyaknya santri yang mengikuti kegiatan mengaji setiap hari (10/7).
Kondisi tersebut akhirnya mendapat perhatian dari LAZNAS Al Irsyad Purwokerto. Melalui program penyaluran Al-Qur’an, lembaga zakat tersebut menyerahkan sebanyak 30 mushaf Al-Qur’an kepada TPQ Masjid Fadlulloh sebagai upaya mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus meningkatkan semangat anak-anak dalam mempelajari kitab suci.

Bantuan diterima langsung oleh Ustadz Bahrun selaku pengajar TPQ Masjid Fadlulloh. Sebelumnya, pihak TPQ mengajukan permohonan bantuan kepada LAZNAS Al Irsyad Purwokerto setelah melihat keterbatasan sarana yang dimiliki. Jumlah Al-Qur’an yang minim membuat proses pembelajaran kurang efektif karena para santri harus menunggu giliran untuk membaca.
Kini, dengan tambahan 30 mushaf Al-Qur’an, kegiatan mengaji diharapkan berlangsung lebih nyaman. Para santri dapat belajar secara bersamaan tanpa harus saling menunggu, sehingga waktu belajar menjadi lebih optimal.
Bantuan Menjawab Kebutuhan Para Santri
Ustadz Bahrun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para muhsinin yang telah mempercayakan sebagian rezekinya melalui LAZNAS Al Irsyad Purwokerto. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan yang selama ini dihadapi oleh TPQ.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muhsinin LAZNAS Al Irsyad Purwokerto atas bantuan 30 mushaf Al-Qur’an untuk TPQ kami. Bantuan ini sangat berarti karena sebelumnya Al-Qur’an yang kami miliki jumlahnya sangat terbatas sehingga anak-anak harus bergantian saat mengaji. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas seluruh kebaikan para muhsinin dengan pahala yang berlipat ganda, melimpahkan keberkahan rezeki, serta menjadikan bantuan ini sebagai amal yang terus mengalir hingga hari akhir. Kami juga berharap semakin banyak pihak yang peduli terhadap pendidikan Al-Qur’an sehingga anak-anak dapat belajar dengan lebih baik dan semakin mencintai Al-Qur’an.”
Menurutnya, tersedianya mushaf yang memadai bukan hanya memudahkan proses belajar, tetapi juga menumbuhkan motivasi anak-anak untuk lebih rajin hadir dan memperdalam bacaan Al-Qur’an.
Menjadi Amal Jariyah yang Terus Mengalir
Perwakilan Tim LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Ali, mengatakan bahwa penyaluran Al-Qur’an merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an di berbagai wilayah, terutama bagi TPQ yang masih mengalami keterbatasan sarana pembelajaran.
Ia menjelaskan, setiap mushaf yang disalurkan diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang karena akan digunakan setiap hari oleh para santri dalam belajar membaca dan memahami Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyalurkan 30 mushaf Al-Qur’an kepada TPQ Masjid Fadlulloh sebagai bentuk kepedulian para muhsinin LAZNAS Al Irsyad Purwokerto terhadap pendidikan Al-Qur’an. Kami berharap bantuan ini dapat membantu anak-anak TPQ agar lebih mudah dan nyaman saat belajar mengaji tanpa harus bergantian menggunakan mushaf. Semoga setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca oleh para santri menjadi pahala jariyah yang terus mengalir bagi seluruh muhsinin yang telah menitipkan amanahnya melalui LAZNAS Al Irsyad Purwokerto.”
Penyaluran ini menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata bagi pendidikan Al-Qur’an. Dari satu mushaf yang dibaca, lahir generasi yang semakin dekat dengan Al-Qur’an. Dari satu kebaikan yang ditunaikan, mengalir pahala yang terus bertambah selama ayat-ayat Allah tetap dibaca dan diamalkan oleh para santri.

