Purwokerto —Kesempatan menempuh pendidikan tinggi di Indonesia kembali terbuka bagi mahasiswa internasional. Setelah melalui serangkaian proses seleksi administrasi dan wawancara, kolaborasi antara Universitas AMIKOM Purwokerto dan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto resmi menetapkan enam penerima Beasiswa Cendekia Luar Negeri (08/7). Program ini menjadi salah satu ikhtiar menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda dari berbagai negara yang memiliki semangat belajar tinggi.

Seleksi berlangsung secara bertahap dengan mempertimbangkan kelengkapan administrasi, latar belakang akademik, motivasi belajar, hingga kesiapan calon mahasiswa mengikuti perkuliahan di Indonesia. Proses tersebut memastikan setiap peserta memiliki kompetensi dan komitmen untuk menyelesaikan pendidikan sekaligus menjadi duta persahabatan antarbangsa.
Enam peserta yang dinyatakan lolos berasal dari tiga negara, yakni Palestina, Yaman, dan Sudan. Mereka akan menempuh studi pada berbagai program studi yang disesuaikan dengan minat dan kompetensi masing-masing.
Adapun peserta yang lolos meliputi Fatimah dari Palestina yang memilih Program Studi Ilmu Komunikasi, Luai Bassam dari Yaman pada Program Studi Informatika, Osama Sami Ahmed dari Yaman pada Program Studi Sistem Informasi, Salem Nafes Saleem Al Iqrem dari Palestina pada Program Studi Informatika, Samar Ahmed Mohamed Adam dari Sudan pada Program Studi Teknologi Informasi, serta Alaa Mohammed Abshir Haran dari Sudan pada Program Studi Bisnis Digital.
Kolaborasi Pendidikan untuk Melahirkan Generasi Global
Program Beasiswa Cendekia Luar Negeri merupakan wujud kolaborasi antara Universitas AMIKOM Purwokerto dan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto dalam memperluas manfaat pendidikan hingga tingkat internasional. Kerja sama ini tidak hanya memberikan kesempatan belajar, tetapi juga menghadirkan ruang bertemunya beragam budaya, pengalaman, dan perspektif yang akan memperkaya kehidupan akademik di lingkungan kampus.
Melalui program ini, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membangun karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat kolaborasi. Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dengan negara-negara sahabat melalui jalur pendidikan.
Bagi para penerima beasiswa, kesempatan ini menjadi awal perjalanan baru untuk mengejar cita-cita. Mereka akan menjalani proses pembelajaran di lingkungan akademik yang mendorong inovasi, kreativitas, dan penguasaan teknologi sesuai bidang yang dipilih.
Menjadi Investasi Kebaikan Jangka Panjang
Pendidikan selalu menjadi investasi terbaik untuk membangun masa depan. Karena itu, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto terus berkomitmen menghadirkan program-program pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing, termasuk melalui Beasiswa Cendekia Luar Negeri.
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah dapat memberikan manfaat yang luas, bahkan melintasi batas negara. Dukungan para donatur tidak hanya membantu seseorang memperoleh pendidikan, tetapi juga membuka peluang lahirnya generasi yang kelak berkontribusi bagi masyarakat di negara asalnya maupun dunia internasional.
Dengan ditetapkannya enam penerima beasiswa tersebut, rangkaian seleksi resmi berakhir dan akan berlanjut pada tahapan persiapan akademik serta administrasi sebelum para mahasiswa memulai perkuliahan di Universitas AMIKOM Purwokerto. Diharapkan, mereka mampu memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, menorehkan prestasi selama masa studi, serta menjadi inspirasi bahwa pendidikan adalah jembatan yang mampu menyatukan harapan, membangun masa depan, dan menghadirkan manfaat bagi banyak orang.


