Masjid Fatimatuzzahra purwokerto hari ini dipenuhi suasana haru dan kebahagiaan saat ratusan peserta dan tamu undangan menghadiri prosesi Wisuda Pendidikan Guru TPQ Angkatan ke-10. Wisuda ini menandai berakhirnya perjuangan panjang para peserta yang telah menempuh proses belajar selama kurang lebih sepuluh bulan dengan penuh kesungguhan dan ketekunan. Alhamdulillah, sebanyak 175 peserta Program Pendidikan Guru TPQ berhasil diwisuda setelah melewati berbagai tahapan ujian. (Ahad, 15 Juni 2025)

Perjuangan panjang selama hampir satu tahun ini bukanlah perjalanan yang mudah. Para peserta harus melewati berbagai tahapan pembelajaran, mulai dari materi dasar hingga pendalaman metode mengajar Al-Qur’an, dengan semangat dan komitmen tinggi. Mereka datang dari berbagai latar belakang, namun dipersatukan oleh satu tujuan yang sama, yakni menjadi pengajar Al-Qur’an yang mampu membawa perubahan baik di TPQ masing-masing.

Prosesi wisuda berlangsung tertib dan khidmat. Para peserta memasuki ruangan dengan barisan rapi, menampilkan wajah penuh haru dan kebanggaan. Satu per satu dari mereka maju ke hadapan tamu undangan untuk menerima ijazah kelulusan dan penyematan medali sebagai tanda kelulusan. Ustadz Ir Syarief Baasyir selaku takmir umum fatimatuzzahra Purwokerto bersama Ustadz Ahmad Thoha turut menyematkan medali dan menyerahkan ijazah kepada para wisudawan.
Di antara ratusan peserta yang diwisuda, lima orang berhasil meraih predikat mumtaz sebagai lulusan terbaik setelah mencatatkan nilai tertinggi dalam ujian akhir. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan kemampuan akademik, tetapi juga menunjukkan dedikasi, ketekunan, dan semangat belajar yang luar biasa selama mengikuti program. Prestasi gemilang tersebut menjadi inspirasi bagi peserta lainnya untuk terus berusaha maksimal dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya di tengah masyarakat.

Semangat para peserta untuk mengamalkan ilmu begitu terpancar dalam setiap ungkapan harapan mereka. Bagi mereka, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab sebagai pendidik yang membawa tugas mulia menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an. Dengan bekal yang telah diperoleh selama program berjalan, para wisudawan berkomitmen untuk menjadi guru TPQ yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing dengan keteladanan dan cinta kepada Al-Qur’an. “Kami sangat bersyukur program ini dapat berjalan dengan lancar. Harapannya, semoga program ini mampu menjadikan kami sebagai guru yang bermartabat, agar bisa menciptakan generasi-generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah menuju Indonesia yang bermartabat,” ujar salah satu wisudawan.

Menambah kekhidmatan acara, disampaikan tausiyah inspiratif oleh Ustadz Ahmad Thoha, beliau menekankan bahwa seorang guru sejati bukan hanya harus menguasai ilmu, tetapi juga mengajarkannya dengan penuh keikhlasan, amanah, dan kasih sayang. Guru ideal adalah pribadi yang lembut, sopan, tidak mudah marah ketika santri belum memahami, serta sabar dalam membimbing hingga tercapai pemahaman. Pesan ini menjadi pengingat yang mendalam bagi para wisudawan untuk senantiasa menjaga adab, rendah hati, dekat dengan kaum fakir, serta menyampaikan ilmu dengan bijak dan penuh tanggung jawab, agar kelak dapat menjadi penerang dan penuntun bagi masyarakat luas.
Sahabat mari terus dukung program-program kebaikan LAZNAS Al Irsyad dengan menyalurkan sedekah terbaikmu melalui Rekening a/n LAZNAS Al-Irsyad pada Bank Syariah Indonesia (451) 715-725-7352 , Bank Mega Syariah (506) 200-911-6900 ataupun Bank Rakyat Indonesia (002) 0077-01-333-222-562.
Kami ucapkan Jazakumullah Khairan Katsiran kepada para muhsinin yang telah menyalurkan zakat dan sedekahnya untuk kami kelola. Semoga Allah SWT menggantinya dengan rezeki yang berlipat, Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.


