LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto

Usai Sholat Jumat, Klinik Mafaza dan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto Gelar Donor Darah

Purwokerto— Suasana berbeda tampak di GSG lantai 2 Masjid Fatimatuzzahra (24/04). Usai menunaikan salat Jumat, jamaah tidak langsung bergegas pulang. Mereka justru berbaris rapi, menyingsingkan lengan baju, dan dengan sukarela mendonorkan darahnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi donor darah rutin yang digelar Klinik Mafaza bekerja sama dengan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda sosial biasa, melainkan upaya berkelanjutan untuk menjaga ketersediaan stok darah sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin. Panitia mencatat, mayoritas peserta hari itu adalah jamaah laki-laki yang memanfaatkan momen setelah ibadah Jumat untuk berbagi dengan cara yang sederhana namun berdampak besar.

Kehadiran para jamaah tersebut mencerminkan semangat kepedulian yang tumbuh dari hal kecil: meluangkan waktu sebelum pulang ke rumah. Tanpa perlu biaya, tanpa perlu keahlian khusus, mereka berkontribusi langsung dalam menyelamatkan nyawa orang lain.

Dari Masjid untuk Kemanusiaan
Koordinasi antara Klinik Mafaza dan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang hidup. Pemilihan lokasi di lingkungan masjid dinilai efektif untuk menjangkau masyarakat, khususnya jamaah yang sudah berkumpul dalam satu waktu.
Kegiatan donor darah ini berlangsung tertib dengan dukungan tenaga medis profesional yang memastikan setiap proses berjalan aman dan sesuai prosedur. Para peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan ringan sebelum dinyatakan layak untuk mendonorkan darah.

Menariknya, antusiasme peserta tidak surut meski harus mengantre. Banyak di antara mereka yang mengaku sudah beberapa kali mengikuti kegiatan serupa. Bagi mereka, donor darah telah menjadi kebiasaan yang tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi kesehatan diri sendiri.

Samsul Bahri, salah satu amil LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Ia terlihat bersemangat sejak awal hingga akhir acara. Baginya, donor darah adalah bentuk sedekah yang paling nyata.

“Ini kegiatan yang luar biasa. Kita bisa membantu banyak orang hanya dengan setetes darah yang kita miliki. Rasanya sederhana, tapi dampaknya sangat besar. Saya pribadi rutin mendonorkan darah saya.”ujar Samsul.

Mengajak Lebih Banyak Orang untuk Peduli
Melalui kegiatan ini, panitia berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus aksi kemanusiaan. Kebutuhan darah yang terus meningkat setiap hari menuntut adanya partisipasi aktif dari masyarakat luas.

Donor darah rutin menjadi salah satu solusi untuk menjaga ketersediaan stok darah di fasilitas kesehatan. Tanpa partisipasi masyarakat, banyak pasien yang membutuhkan transfusi darah berisiko tidak mendapatkan penanganan optimal.Klinik Mafaza dan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa secara berkala.

Momentum setelah salat Jumat yang dimanfaatkan para jamaah dalam kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa berbagi tidak harus menunggu waktu khusus. Bahkan di sela rutinitas ibadah, kesempatan untuk membantu sesama selalu terbuka.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang terus tumbuh, diharapkan kegiatan donor darah seperti ini dapat menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan. Sebab, satu kantong darah bukan hanya sekadar cairan, melainkan harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan.

Scroll to Top