Purwokerto, Jum’at 10 April 2025 Universitas AMIKOM Purwokerto kembali menggelar wawancara bagi calon mahasiswa asing pada Rabu sampai dengan Jum’at, 8–10 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru internasional sekaligus penentuan penerima Beasiswa Cendekia yang bekerja sama dengan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto.
Wawancara diikuti oleh calon mahasiswa dari berbagai negara, di antaranya Palestina, Nigeria, Ghana, Mesir, Yaman, Sudan, dan Pakistan. Keberagaman latar belakang peserta ini menunjukkan semakin luasnya daya tarik Universitas AMIKOM Purwokerto di kancah internasional.
Selama dua hari pelaksanaan, proses wawancara berlangsung dengan tertib dan lancar. Para peserta menjalani sesi wawancara menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris, sebagai bentuk penyesuaian terhadap kemampuan komunikasi sekaligus pengukuran kesiapan mereka dalam mengikuti perkuliahan di lingkungan global.
Dalam pelaksanaannya, wawancara dilakukan oleh tim dari LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, dengan salah satu pewawancara yaitu Ali Nugroho. Kehadiran tim ini menjadi bagian dari upaya memastikan proses seleksi berjalan objektif dan tepat sasaran, terutama dalam menentukan calon penerima beasiswa.
Materi wawancara mencakup berbagai aspek penting, mulai dari latar belakang keluarga, motivasi belajar, komitmen akademik, hingga kemampuan dalam mengelola keuangan beasiswa. Selain itu, peserta juga diminta menjelaskan rencana studi mereka ke depan guna menilai keseriusan dalam menempuh pendidikan tinggi.
Pihak penyelenggara menekankan bahwa wawancara ini tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga kondisi sosial dan ekonomi calon mahasiswa. Hal ini menjadi pertimbangan utama dalam penentuan penerima Beasiswa Cendekia, agar bantuan yang diberikan dapat menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Melalui wawancara ini, kami ingin mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan calon mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun tanggung jawab dalam mengelola beasiswa,” ujar Ali Nugroho.
Program Beasiswa Cendekia sendiri dirancang tidak hanya untuk memberikan dukungan finansial, tetapi juga pembinaan dan pendampingan selama masa studi. Calon mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan pendampingan langsung dari LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, sehingga diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru serta menjalani studi secara optimal.
Pendampingan tersebut mencakup aspek akademik maupun pengembangan karakter, termasuk pembiasaan hidup mandiri dan kemampuan beradaptasi dengan budaya Indonesia. Dengan demikian, para mahasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga pengalaman hidup yang berharga.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Universitas AMIKOM Purwokerto dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan berdaya saing global. Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara diharapkan dapat memperkaya interaksi lintas budaya di lingkungan kampus.
Selain itu, program ini turut berkontribusi dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi pelajar dari negara berkembang yang memiliki potensi, namun terkendala secara ekonomi. Melalui Beasiswa Cendekia, peluang untuk meraih pendidikan berkualitas menjadi semakin terbuka luas.
Hasil seleksi wawancara akan diumumkan setelah seluruh tahapan evaluasi selesai dilakukan oleh tim penilai. Para peserta yang dinyatakan lolos akan resmi menjadi penerima Beasiswa Cendekia dan memulai perjalanan akademik mereka di Universitas AMIKOM Purwokerto dalam waktu dekat.


