Banyumas— Kesulitan mendapatkan air bersih masih menjadi kenyataan yang dihadapi masyarakat di Desa Batuanten, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Setiap musim kemarau tiba, warga di wilayah selatan yang berbatasan dengan kawasan hutan harus berjuang lebih keras untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi perhatian LAZNAS Al Irsyad Purwokerto yang menyalurkan bantuan pembangunan sumur bor sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat (23/07).
Dalam rangkaian acara serah terima bantuan sumur bor, Kepala Desa Batuanten, Yuliarto, S.H., menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada warganya. Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar menghadirkan sumber air, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup di bawah bayang-bayang krisis air setiap musim kemarau.
Wilayah Paling Selatan yang Bertahun-Tahun Kesulitan Air
Yuliarto menjelaskan bahwa lokasi penerima manfaat merupakan salah satu wilayah paling selatan di Kecamatan Cilongok. Letaknya yang berada di kawasan perhutanan membuat akses terhadap air bersih menjadi persoalan yang terus berulang dari tahun ke tahun.
“Wilayah ini termasuk daerah yang paling selatan di Kecamatan Cilongok dan berada di kawasan perhutanan. Setiap musim kemarau, masyarakat sangat kesulitan mendapatkan air,” ungkapnya.
Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi beban yang harus dipikul warga setiap kali musim kering datang. Air yang seharusnya menjadi kebutuhan paling mendasar justru menjadi sesuatu yang sulit diperoleh.
Hadirnya sumur bor memberikan secercah harapan. Warga kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap sumber air sehingga kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi dengan lebih mudah. Bantuan ini diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka dalam jangka panjang.
Apresiasi dan Komitmen untuk Terus Bersinergi
Atas nama Pemerintah Desa Batuanten, Yuliarto menyampaikan rasa terima kasih kepada LAZNAS Al Irsyad Purwokerto beserta seluruh donatur yang telah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap keberadaan sumur bor ini mampu memperlancar akses air bersih bagi warga, terutama ketika musim kemarau kembali datang. Menurutnya, bantuan seperti ini merupakan bentuk kepedulian yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Lebih dari itu, Pemerintah Desa Batuanten juga menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dalam berbagai program pemberdayaan yang akan dilaksanakan di wilayahnya. Kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah desa, dan masyarakat diyakini mampu menghadirkan lebih banyak manfaat yang dirasakan secara langsung oleh warga.


