LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto

Bantuan Beras LAZNAS Al Irsyad Purwokerto Bagi Santri Yatim dan Dhuafa Mafaza, Menjaga Asa Penghafal Al-Qur’an

Banyumas, 27 April 2026 — LAZNAS Al Irsyad Purwokerto terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan para santri yatim dan dhuafa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan beras kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Yatim dan Dhuafa Mafaza yang berlokasi di Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas.

Bantuan yang disalurkan berupa dua karung beras, masing-masing seberat 25 kilogram. Bantuan ini diharapkan mampu mencukupi kebutuhan pangan para santri selama kurang lebih satu bulan ke depan. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar tersebut, para santri dapat lebih fokus dalam menjalani aktivitas utama mereka, yakni menghafal Al-Qur’an.

Program penyaluran ini menjadi bagian dari perhatian LAZNAS Al Irsyad Purwokerto terhadap lembaga pendidikan berbasis pesantren yang menampung santri dari kalangan kurang mampu. Pondok Pesantren Mafaza sendiri menjadi tempat bernaung bagi para santri yatim dan dhuafa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Santri dari Berbagai Daerah, Semangat yang Sama
Tidak hanya berasal dari wilayah Jawa, beberapa santri di Pondok Mafaza bahkan datang dari daerah yang cukup jauh, seperti Maluku Utara. Jarak yang memisahkan kampung halaman dengan tempat menuntut ilmu tidak menyurutkan semangat mereka untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an.

Kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi LAZNAS Al Irsyad Purwokerto. Jarak yang jauh dari keluarga serta keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi para santri untuk terus belajar. Oleh karena itu, dukungan dalam bentuk pemenuhan kebutuhan pangan menjadi salah satu langkah konkret untuk memastikan keberlangsungan pendidikan mereka.

Dayamas LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Pak Joko, yang juga merupakan pengurus pondok, menyampaikan bahwa bantuan ini memiliki dampak yang signifikan bagi para santri.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan beras dari LAZNAS Al Irsyad Purwokerto ini. Bantuan dua karung beras masing-masing 25 kilogram ini insyaAllah sangat bermanfaat dan bisa mencukupi kebutuhan santri hingga satu bulan ke depan. Ini sangat membantu kami dalam menjaga kebutuhan makan para santri, sehingga mereka bisa lebih fokus dalam menghafal Al-Qur’an,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan para santri dari berbagai daerah menjadi bukti semangat luar biasa dalam menuntut ilmu agama.
“Santri di Pondok Mafaza berasal dari berbagai daerah, bahkan ada yang dari Maluku Utara. Mereka datang dengan tekad yang kuat untuk menghafal Al-Qur’an. Dukungan dari para donatur melalui LAZNAS Al Irsyad Purwokerto sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan mereka,” tambah Pak Joko.

Melalui program ini, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan penerima manfaat. Setiap bantuan yang disalurkan bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para santri dalam menapaki jalan mereka sebagai generasi penghafal Al-Qur’an.

Ke depan, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program pemberdayaan, khususnya di bidang pendidikan dan kesejahteraan umat. Dukungan dari masyarakat diharapkan dapat terus mengalir agar semakin banyak santri yatim dan dhuafa yang merasakan manfaatnya, serta mampu melanjutkan pendidikan mereka dengan lebih tenang dan penuh semangat.

Scroll to Top