Ende— Kehadiran Posko Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tim Relawan Kesehatan LAZNAS Al Irsyad membawa layanan kesehatan lebih dekat kepada masyarakat Kampung Nangapeda, Nganju, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang digelar pada Senin (31/8/2026) tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian LAZNAS Al Irsyad terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak. Melalui posko ini, warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, pengecekan tekanan darah, konsultasi medis, hingga obat-obatan secara cuma-cuma.
Sejak posko dibuka, masyarakat tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan oleh tim relawan. Warga datang untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus berkonsultasi mengenai berbagai keluhan yang selama ini dirasakan. Dalam satu hari pelaksanaan, sebanyak 53 warga menerima layanan kesehatan yang terdiri atas 22 laki-laki, 30 perempuan, dan satu anak.

Pemeriksaan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pengecekan tekanan darah, tetapi juga dilanjutkan dengan anamnesis untuk mengetahui keluhan serta kondisi kesehatan yang dirasakan warga. Dari pemeriksaan tersebut, tim relawan menemukan beragam keluhan yang cukup umum dialami masyarakat, mulai dari pusing, sakit kepala, batuk, gatal-gatal, mual, gangguan lambung, hingga kesulitan tidur. Keluhan tersebut menjadi gambaran awal mengenai kondisi kesehatan warga yang mendapatkan pelayanan di posko CKG.
Selain keluhan umum, sejumlah warga juga menyampaikan gangguan pada sistem gerak dan saraf. Nyeri lutut, kram otot, kebas, serta kesemutan menjadi beberapa keluhan yang ditemukan selama pemeriksaan berlangsung. Di antara berbagai temuan tersebut, tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu kondisi yang paling banyak ditemukan oleh tim relawan kesehatan di lapangan.
Temuan tersebut menjadi perhatian tersendiri karena hipertensi kerap tidak menimbulkan gejala yang jelas, sehingga seseorang dapat mengalami tekanan darah tinggi tanpa menyadarinya. Karena itu, pemeriksaan sederhana seperti pengecekan tekanan darah menjadi penting, terutama bagi masyarakat yang jarang melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kehadiran posko CKG diharapkan dapat membantu warga mengenali kondisi kesehatannya lebih awal dan mendorong mereka untuk melakukan pemantauan secara rutin.
Di sisi lain, pelaksanaan pemeriksaan masih menghadapi sejumlah keterbatasan fasilitas. Posko kali ini belum dilengkapi alat pemeriksaan penunjang untuk mengetahui kadar gula darah sewaktu (GDS), asam urat, maupun kolesterol. Keterbatasan tersebut juga membuat tim belum dapat menyediakan obat-obatan khusus yang berkaitan dengan keluhan gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak mengurangi manfaat pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan mendapat sambutan positif dari warga Kampung Nangapeda. Pelayanan kesehatan dasar yang diberikan menjadi langkah awal untuk membantu masyarakat lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya sekaligus memperoleh penanganan sesuai keluhan yang disampaikan.
Tingginya temuan hipertensi dan banyaknya keluhan pada persendian menjadi catatan penting bagi pelaksanaan layanan kesehatan berikutnya. Tim Relawan Kesehatan LAZNAS Al Irsyad merekomendasikan adanya pemeriksaan metabolik yang lebih lengkap, termasuk pengecekan gula darah, asam urat, dan kolesterol, serta dukungan ketersediaan obat yang sesuai. Pemantauan kesehatan secara berkala dan edukasi mengenai pola hidup sehat juga dinilai penting agar pelayanan tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui Posko CKG, LAZNAS Al Irsyad berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya menjangkau masyarakat ketika membutuhkan pengobatan, tetapi juga mendorong kesadaran untuk mengenali dan menjaga kesehatan sejak dini. Antusiasme 53 warga yang datang menjadi pengingat bahwa akses terhadap pemeriksaan kesehatan dasar masih sangat dibutuhkan di tengah masyarakat. Ikhtiar tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan dan diperluas sehingga semakin banyak warga yang memperoleh manfaat dari layanan kesehatan gratis.


