Oleh Ustaz Hidayat
Pemimpin Redaksi Majalah Lentera Umat
Direktur LAZNAS Al Irsyad Purwokerto
Ada banyak cara untuk berjuang. Ada yang mengerahkan senjata, tenaga dan pikiran, ada pula yang berjuang dengan harta dan doa. Sejarah bangsa ini membuktikan bahwa setiap kemenangan besar selalu lahir dari perpaduan dua kekuatan: keberanian dan kemurahan hati. Tanpa keduanya, perjuangan mudah berhenti di tengah jalan.
Dahulu, ketika bangsa ini masih berjuang melawan penjajahan, para saudagar Muslim menjadi penopang perjuangan di balik layar. Mereka menginfakkan harta, menyediakan logistik, dan membantu keluarga para pejuang. Mereka sadar, kemenangan bukan hanya hasil dari keberanian di medan perang, tetapi juga dari keikhlasan berbagi di medan pengorbanan.
Kini, zaman telah berubah. Senjata berganti menjadi pena, tenaga, dan sedekah. Kita tidak lagi melawan penjajah bersenjata, melainkan melawan kemiskinan, kebodohan, dan kesenjangan. Namun semangat perjuangan itu tetap sama: memberi yang terbaik untuk menegakkan kebaikan.
Para muzakki, wakif, dan dermawan masa kini adalah penerus semangat para pejuang terdahulu. Mereka mungkin tak dikenal publik, tak tampil di layar kaca, tapi melalui tangan-tangan mereka, banyak kehidupan berubah. Dari zakat dan infak, anak-anak yatim bisa bersekolah. Dari sedekah, keluarga dhuafa bisa bertahan. Dari wakaf, berdirilah masjid, sekolah, dan rumah sakit yang menebar manfaat tanpa henti.
Allah berfirman, “Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap bulir seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261)
Dan Rasulullah ﷺ bersabda: “Sedekah tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim)
Edisi kali ini kami persembahkan untuk mereka — para pahlawan tanpa pangkat, yang menjadikan sedekah sebagai senjata perjuangan. Melalui edisi ini, kami ingin meneguhkan keyakinan bahwa berbagi bukan sekadar kebaikan sosial, tetapi bentuk nyata dari iman dan rasa cinta pada sesama.
Semoga setiap pembaca terinspirasi untuk mengambil bagian dalam perjuangan ini — berjuang dengan keikhlasan, memberi dengan cinta, dan percaya bahwa sekecil apa pun sedekah, ia mampu menjadi peluru kebaikan yang menaklukkan kesulitan.
Salam hangat dan penuh berkah,
Redaksi Majalah Lentera Ummat

