Purwokerto — Seksi Pendidikan PC Wanita Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto kembali melaksanakan kegiatan rutin berupa konseling dan sharing bagi warga binaan Rutan Banyumas (13/06). Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menghadirkan Gissela Amis Grafiyaba, S.Psi., M.A. sebagai pemateri utama. Turut hadir pula perwakilan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto yang ikut membersamai kegiatan sebagai bentuk sinergi dalam dakwah dan pelayanan sosial kemanusiaan.

Program ini menjadi salah satu upaya pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek psikologis, tetapi juga penguatan spiritual bagi para warga binaan. Melalui pendekatan yang humanis, peserta diajak untuk memahami bahwa setiap perjalanan hidup memiliki hikmah yang dapat dipetik, termasuk masa-masa sulit yang sedang mereka jalani saat ini.
Kehadiran tim PC Wanita Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto bersama perwakilan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mendapat sambutan hangat dari para warga binaan. Menariknya, banyak peserta yang sudah mengenal LAZNAS Al Irsyad Purwokerto melalui berbagai program sosial dan dakwah yang selama ini dijalankan di tengah masyarakat. Hal tersebut menjadi penguat bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah, tetapi juga melalui kepedulian, pendampingan, dan kehadiran yang memberikan manfaat bagi sesama.
Menguatkan Mental dan Belajar Menerima Takdir Allah SWT
Dalam sesi konseling, Ibu Gissela menyampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan kesehatan mental, pengelolaan emosi, serta pentingnya membangun pola pikir yang lebih positif. Beliau mengajak para warga binaan untuk tidak terus-menerus terjebak dalam penyesalan yang berlebihan atas masa lalu.
Menurutnya, menyadari kesalahan memang penting sebagai bagian dari proses perbaikan diri. Namun, seseorang juga perlu belajar menerima kenyataan hidup sebagai bagian dari takdir Allah SWT yang telah ditetapkan dengan penuh hikmah.
“Jangan terlalu berlebihan dalam menyalahkan diri sendiri. Apa yang sudah terjadi adalah bagian dari takdir Allah SWT. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita mengambil pelajaran, memperbaiki diri, dan belajar untuk ikhlas menerima ketetapan-Nya,” ujar Ibu Gissela.
Beliau juga mengingatkan bahwa sikap ikhlas bukan berarti menyerah terhadap keadaan, melainkan menerima ketentuan Allah dengan lapang dada sambil terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan hati yang ikhlas, seseorang akan lebih mudah bangkit, menata harapan, dan menjalani kehidupan dengan penuh optimisme.
Pesan tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menyimak dengan serius dan mengikuti setiap sesi dengan antusias. Suasana yang tercipta terasa hangat dan penuh empati, sehingga para warga binaan merasa nyaman untuk berbagi pengalaman serta perasaan yang selama ini mereka pendam.
Ruang Berbagi Cerita dan Menumbuhkan Harapan
Salah satu sesi yang paling berkesan dalam kegiatan ini adalah sesi berbagi cerita secara khusus. Pada kesempatan tersebut, para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman pribadi, kegiatan yang mereka jalani selama masa pembinaan, hingga harapan yang ingin diwujudkan setelah menyelesaikan masa pembinaan di Rutan Banyumas.
Berbagai kisah dan harapan mengalir dalam suasana yang penuh keakraban. Ada peserta yang ingin kembali berkumpul dengan keluarga dan memperbaiki hubungan yang sempat renggang. Ada pula yang bercita-cita memulai usaha, bekerja dengan lebih baik, serta meningkatkan pemahaman agama agar dapat menjalani kehidupan yang lebih terarah.
Melalui sesi ini, terlihat bahwa para warga binaan memiliki semangat untuk berubah dan memperbaiki masa depan. Mereka membutuhkan dukungan, motivasi, dan lingkungan yang positif agar proses tersebut dapat berjalan dengan baik.
Tim PC Wanita Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto dan perwakilan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mendengarkan setiap cerita dengan penuh perhatian. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa masih banyak pihak yang peduli dan siap memberikan dukungan moral bagi para warga binaan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari dakwah yang mengedepankan kasih sayang, kepedulian, dan pemberdayaan. Dakwah tidak hanya menyentuh mereka yang berada di masjid atau majelis ilmu, tetapi juga menjangkau saudara-saudara yang sedang menjalani proses pembinaan dan membutuhkan penguatan mental maupun spiritual.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan penuh makna. Semoga melalui program rutin yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan PC Wanita Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto bersama LAZNAS Al Irsyad Purwokerto ini, semakin banyak warga binaan yang termotivasi untuk bangkit, memperbaiki diri, serta semakin dekat kepada Allah SWT. Dengan semangat ikhlas dan harapan yang terus tumbuh, mereka dapat menyongsong masa depan yang lebih baik dan bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat.


