SUDAN—Ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan masyarakat. Namun, di sejumlah wilayah, akses terhadap sumber air masih menjadi tantangan besar yang harus diperjuangkan. Salah satunya di Hay Al-Manar, Kota El Obeid, Negara Bagian North Kordofan, Republik Sudan, yang menjadi lokasi pembangunan sumur bor sebagai ikhtiar menghadirkan sumber air yang lebih mudah dijangkau masyarakat (29/07).
Proses persiapan pembangunan sumur bor tersebut mulai memasuki tahapan penting. Tim pelaksana melakukan berbagai persiapan teknis untuk memastikan seluruh kebutuhan pembangunan tersedia sebelum proses pengeboran dimulai.
Pengadaan Peralatan dan Persiapan Teknis Terus Berjalan
Dalam tahap persiapan, tim proyek mulai melakukan pengadaan berbagai peralatan utama yang dibutuhkan untuk pembangunan sumur bor. Salah satu kebutuhan utama yang dipersiapkan adalah pompa air beserta perlengkapannya yang nantinya berfungsi untuk mengalirkan air dari dalam tanah ke permukaan.
Selain itu, tim juga melakukan pengadaan material pipanisasi yang akan digunakan sebagai pipa casing dan pipa distribusi air. Pipa casing memiliki peran penting untuk menjaga struktur dinding sumur agar tetap kuat, sementara pipa distribusi akan mendukung proses penyaluran air kepada masyarakat setelah sumur selesai dibangun.
Tidak hanya itu, sistem tenaga surya juga tengah dipersiapkan sebagai sumber energi untuk mengoperasikan pompa air. Penggunaan tenaga surya menjadi salah satu solusi yang dipilih agar sumur bor dapat beroperasi secara efektif dan lebih berkelanjutan, mengingat kondisi energi di wilayah tersebut memiliki berbagai tantangan.
Tim teknis juga melakukan pengecekan serta verifikasi terhadap hasil survei geolistrik yang sebelumnya telah dilakukan. Langkah ini bertujuan memastikan titik pengeboran yang telah ditentukan benar-benar sesuai dengan kajian teknis dan memiliki potensi sumber air yang memadai.
Berdasarkan hasil studi geologi yang dilakukan oleh seorang insinyur geologi, lokasi pembangunan sumur bor dinilai sangat layak. Hasil kajian menunjukkan adanya indikasi kuat keberadaan sumber air tanah, sehingga peluang keberhasilan pengeboran, insya Allah, sangat tinggi.
Pengeboran Ditargetkan Mencapai Kedalaman 120 Meter
Setelah seluruh peralatan dan material tiba di lokasi, pekerjaan utama pembangunan sumur bor akan segera dimulai. Proses tersebut mencakup pengeboran sumur hingga mencapai sumber air, pemasangan pipa casing sebagai pelindung dinding sumur, hingga pemasangan pipa hisap dan distribusi air.
Selain pemasangan komponen utama, tim juga akan melakukan pengadaan serta pemasangan pompa air, termasuk memenuhi berbagai kebutuhan operasional selama proses pengeboran berlangsung. Salah satu tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek ini adalah ketersediaan bahan bakar.
Saat ini, bahan bakar solar (diesel) di Sudan memiliki harga yang sangat tinggi karena sulit diperoleh dan sebagian hanya tersedia melalui pasar gelap. Untuk mendukung proses pembangunan sumur bor ini, diperkirakan membutuhkan sekitar tiga barel solar agar seluruh peralatan pengeboran dapat beroperasi dengan baik.
Adapun target kedalaman pengeboran mencapai 120 meter di bawah permukaan tanah atau hingga menemukan lapisan akuifer yang memiliki kandungan air tanah sesuai dengan kebutuhan. Kedalaman tersebut ditentukan berdasarkan hasil kajian teknis agar peluang mendapatkan sumber air yang optimal semakin besar.
Melalui pembangunan sumur bor ini, LAZNAS Al Irsyad berharap dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Hay Al-Manar, Kota El Obeid. Setiap proses yang dilakukan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan akses air yang lebih baik dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar mereka.


