PURWOKERTO – Tidak semua orang mampu menyelamatkan nyawa dengan menjadi tenaga medis. Namun, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi penyelamat melalui satu langkah sederhana, yaitu mendonorkan darah. Semangat inilah yang kembali dihadirkan dalam kegiatan donor darah rutin yang diselenggarakan oleh Klinik Mafaza bekerja sama dengan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto dan PMI Banyumas pada Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Lantai 2 Masjid Fatimatuzzahra Purwokerto ini dimulai setelah Sholat Jumat berjamaah. Sejak siang hari, jamaah masjid dan masyarakat sekitar mulai berdatangan untuk mengikuti proses donor darah. Mereka datang dengan satu tujuan yang sama, yaitu berbagi harapan bagi sesama yang sedang berjuang melawan sakit.

Program donor darah ini bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan tersebut telah menjadi program rutin bulanan yang dilaksanakan setiap Jumat pekan keempat sebagai bentuk komitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara Klinik Mafaza, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, dan PMI Banyumas, upaya menjaga ketersediaan stok darah terus dilakukan secara berkelanjutan.
Menumbuhkan Budaya Peduli Lewat Donor Darah
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan berlangsung. Puluhan warga mengikuti setiap tahapan donor darah dengan tertib. Mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga proses pengambilan darah, seluruh rangkaian berjalan lancar berkat dukungan tim medis dari PMI Banyumas dan panitia penyelenggara.
Kehadiran para pendonor menjadi bukti bahwa kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Mereka memahami bahwa setetes darah yang didonorkan mampu menjadi harapan baru bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah akibat kecelakaan, operasi, hingga penyakit tertentu.
Penanggung jawab kegiatan dari Klinik Mafaza, Muhammad Dimas Pradana, menyampaikan bahwa donor darah memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan darah, tetapi juga tentang menumbuhkan semangat saling menolong antar sesama.
“Membangkitkan semangat tolong-menolong. Pastinya, apa yang kita lakukan ini mungkin menjadi harapan hidup orang lain yang sedang membutuhkan,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kantong darah yang terkumpul membawa peluang hidup bagi seseorang. Kebaikan yang tampak sederhana hari ini dapat menjadi penentu masa depan bagi pasien yang sedang berjuang di ruang perawatan.
Kolaborasi untuk Menjaga Ketersediaan Stok Darah
Kebutuhan darah di rumah sakit tidak pernah berhenti. Setiap hari selalu ada pasien yang membutuhkan transfusi sebagai bagian dari proses pengobatan. Karena itu, menjaga ketersediaan stok darah menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas tenaga kesehatan.
Melalui program donor darah rutin ini, Klinik Mafaza, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, dan PMI Banyumas menghadirkan wadah yang memudahkan masyarakat untuk ikut berkontribusi. Dengan jadwal yang dilaksanakan secara konsisten setiap bulan, masyarakat dapat menjadikan donor darah sebagai kebiasaan sekaligus bentuk ibadah sosial yang memberikan manfaat luas.
LAZNAS Al Irsyad Purwokerto meyakini bahwa kepedulian tidak selalu diwujudkan melalui materi. Menyumbangkan darah adalah salah satu bentuk sedekah kemanusiaan yang nilainya sangat besar karena mampu membantu menyelamatkan kehidupan orang lain.
Ke depan, penyelenggara berharap semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan donor darah rutin ini. Semakin banyak pendonor yang hadir, semakin terjaga pula ketersediaan stok darah di PMI Banyumas sehingga lebih banyak pasien dapat memperoleh bantuan tepat waktu.
Sebab pada akhirnya, satu kantong darah bukan sekadar cairan yang mengalir dalam tubuh. Di dalamnya tersimpan kepedulian, kasih sayang, dan harapan yang mampu memperpanjang kehidupan seseorang. Melalui aksi sederhana ini, setiap pendonor telah menjadi bagian dari rantai kebaikan yang terus menghidupkan semangat kemanusiaan.


