LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto

Yatim Ceria di Hutan Pinus Limpakuwus, LAZNAS Al Irsyad Hadirkan Tawa dan Harapan bagi  Anak Yatim

Purwokerto – Tawa anak-anak memecah sejuknya udara Hutan Pinus Limpakuwus (03/07). Di tengah rindangnya pepohonan dan suasana alam yang menenangkan, sebanyak 41 anak yatim mengikuti program Yatim Ceria yang diselenggarakan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto dalam rangka menyemarakkan Bulan Muharram 1448 Hijriah.

Sejak pagi, satu per satu peserta berdatangan dengan wajah penuh antusias. Mereka tidak hanya datang untuk menerima santunan, tetapi juga menikmati pengalaman belajar dan bermain yang dirancang untuk menguatkan semangat, membangun rasa percaya diri, sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan yang dimuliakan dalam Islam.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan tilawah Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khidmat. Setelah itu, anak-anak diajak mengikuti sesi ice breaking yang membuat suasana semakin hidup. Gelak tawa terdengar bersahutan ketika berbagai permainan interaktif mengajak mereka saling mengenal, bekerja sama, dan berani mengekspresikan diri.

Keceriaan semakin terasa saat Kak Jumbo tampil membawakan dongeng inspiratif. Dengan gaya bertutur yang komunikatif dan penuh humor, ia mengajak anak-anak memahami nilai kejujuran, kepedulian, dan semangat untuk terus berbuat baik. Sesekali tepuk tangan dan tawa riang mengiringi setiap cerita yang disampaikan, menciptakan suasana hangat yang membuat anak-anak larut dalam pesan-pesan kebaikan.

Santunan Menjadi Wujud Amanah Para Muhsinin

Puncak kegiatan berlangsung saat LAZNAS Al Irsyad Purwokerto menyalurkan santunan kepada 41 anak yatim. Momen itu menjadi bagian paling mengharukan. Senyum yang menghiasi wajah para penerima menjadi gambaran bahwa perhatian dan kasih sayang memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar bantuan materi.

Santunan tersebut merupakan amanah dari para muhsinin LAZNAS Al Irsyad Purwokerto yang mempercayakan sebagian rezekinya untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Melalui dukungan para donatur, program Yatim Ceria tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk merasakan perhatian, kebersamaan, dan kasih sayang dari banyak orang.

Manajer Divisi Program LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, Ustadz Hamid, mengatakan bahwa Muharram merupakan momentum terbaik untuk memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yatim. Menurutnya, mereka tidak hanya membutuhkan bantuan secara materi, tetapi juga dukungan moral agar tetap memiliki semangat menatap masa depan.

“Program Yatim Ceria kami hadirkan bukan sekadar untuk menyalurkan santunan. Kami ingin anak-anak yatim merasakan bahwa mereka memiliki banyak saudara yang peduli. Di Bulan Muharram ini, kami berharap mereka pulang membawa kebahagiaan, semangat baru, dan keyakinan bahwa masih banyak orang yang mencintai serta mendoakan mereka,” ujar Ustadz Hamid.

Ia menambahkan, kepercayaan para muhsinin menjadi kekuatan utama dalam menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh masyarakat. Karena itu, setiap amanah yang dititipkan akan terus disalurkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi para penerima manfaat.

Menguatkan Kepedulian di Bulan Muharram

Pelaksanaan Yatim Ceria menjadi salah satu ikhtiar LAZNAS Al Irsyad Purwokerto untuk menjadikan Muharram sebagai momentum memperluas gerakan berbagi. Di bulan yang identik dengan perhatian kepada anak yatim ini, lembaga terus mengajak masyarakat mengambil bagian dalam menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Melalui kegiatan yang memadukan edukasi, rekreasi, dan santunan, LAZNAS Al Irsyad ingin menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Senyum anak-anak yang memenuhi kawasan Hutan Pinus Limpakuwus menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menghadirkan energi positif sekaligus menumbuhkan harapan.

Program ini juga menjadi pengingat bahwa setiap donasi yang dititipkan para muhsinin tidak berhenti sebagai angka, melainkan berubah menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak yatim. Dari lantunan ayat suci, canda dalam permainan, kisah inspiratif, hingga santunan yang diterima, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk meninggalkan kesan yang akan terus mereka kenang.

Melalui Yatim Ceria, LAZNAS Al Irsyad Purwokerto kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Bersama para muhsinin, lembaga berharap semakin banyak anak yatim yang dapat merasakan kasih sayang, perhatian, dan harapan baru, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak, dan optimistis menyongsong masa depan.

Scroll to Top