LAZNAS Al-Irsyad Purwokerto

Serah Terima Benah Rumah, Wujud Nyata Kepedulian untuk Sesama

Purwokerto – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti acara serah terima Program Benah Rumah siswa SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto (22/06). Program yang menjadi bagian dari kegiatan PLM tersebut tidak hanya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi penerima manfaat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran nyata bagi para siswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial.

Pada kegiatan tersebut, terdapat dua rumah yang secara resmi kami serahkan kepada penerima manfaat. Rumah-rumah tersebut milik Bapak Slamet dan rumah milik Ibu Sumirah. Sebelumnya rumah milik mereka berada dalam kondisi kurang layak huni dan membutuhkan perbaikan agar dapat memberikan kenyamanan.

Kegiatan serah terima itu dihadiri oleh berbagai pihak yang selama ini turut mendukung proses pembangunan, mulai dari masyarakat hingga muhsinin. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Ketua Program PLM, Farel, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Menurutnya, dukungan dari masyarakat dan berbagai elemen menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan berbagai pihak yang telah memberikan dukungan serta kesempatan kepada siswa-siswi SMA IT Al Irsyad untuk belajar, bertumbuh, dan meningkatkan kepedulian sosial mereka,” ujar Farel.

Ia menambahkan, pengalaman terlibat langsung di tengah masyarakat menjadi bekal berharga bagi para siswa. Melalui program ini, para pelajar tidak hanya belajar mengenai teori di ruang kelas, tetapi juga memahami secara langsung realitas sosial yang ada di lingkungan sekitar.

Program Menjadi Jawaban atas Doa Panjang Penerima Manfaat

Pembina sekaligus Pengawas kegiatan PLM SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Ustadz Rifky, mengatakan bahwa Program Benah Rumah merupakan bentuk nyata pendidikan karakter yang sekolah terapkan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada para siswa.

Dalam sambutannya, Ustadz Rifky mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung proses pembangunan hingga selesai. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat perkataan maupun tindakan para siswa yang kurang berkenan di hati masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini dari awal hingga selesai. Kami juga memohon maaf apabila selama proses pelaksanaan terdapat perkataan maupun tindakan dari para siswa yang kurang berkenan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ustadz Rifky menjelaskan bahwa Program Benah Rumah tidak sekadar memperbaiki bangunan fisik semata. Dari proses pembangunan tersebut, terdapat pembelajaran mendalam mengenai arti berbagi dan membantu sesama.

Menurutnya, program ini juga menjadi jawaban atas doa panjang para penerima manfaat yang selama ini mendambakan tempat tinggal yang lebih layak. Kini, berkat dukungan berbagai pihak, harapan tersebut akhirnya dapat terwujud.

“Program Benah Rumah ini merupakan jawaban atas doa panjang penerima manfaat. Kini, Bapak Slamet dan Ibu Sumirah beserta keluarga dapat menikmati rumah yang lebih nyaman dan aman untuk dihuni,” katanya.

Kolaborasi Kebaikan Perlu Terus Dijaga

Perwakilan LAZNAS Al Irsyad Purwokerto yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ali, menilai bahwa kolaborasi antara lembaga, sekolah, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat.

“Kami dari LAZNAS Al Irsyad Purwokerto mengapresiasi semangat para siswa dan seluruh pihak yang terlibat dalam Program Benah Rumah ini. Semoga kolaborasi kebaikan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar Ali.

Ia berharap, kegiatan serupa tidak berhenti pada satu program saja. Akan tetapi terus dikembangkan sebagai gerakan sosial yang mampu melahirkan generasi muda yang peduli dan tangguh.

Berakhirnya Program Benah Rumah bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tumbuhnya semangat baru untuk terus menebarkan manfaat. Dari dua rumah yang kini berdiri lebih layak milik Bapak Slamet dan Ibu Sumirah, lahir harapan, kebahagiaan, sekaligus pelajaran berharga bahwa kepedulian sosial dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik.

Baca juga :  Hari Ke-13, Program Benah  Rumah LAZNAS Al Irsyad Purwokerto Masuki Tahap Finishing

Scroll to Top